CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Pages

Friday, May 31

Apa Itu Roseola infantum?

Bercak merah mirip bunga mawar ini sama sekali tak membuat indah kulit bayi.

Bintiknya bisa lebih banyak dari ini
Roseola infantum. Nama cantik seperti bunga mawar ini adalah penyakit infeksi pada bayi yang gejalanya antara lain timbul bercak-bercak kemerahan di kulit seperti bunga mawar (sehingga disebut roseola). Infeksi ini kebanyakan diderita bayi umur 6 bulan sampai 2 tahun (infant). Namun, angka kejadian paling tinggi ditemukan pada bayi umur 6-12 bulan. Penyakit ini dikenal juga dengan nama exanthem subitum.

Ulah virus. Virus herpes tipe 6 (HHV-6) dan 7 (HHV-7) adalah biang keladi penyakit ini. Lebih dari 75% roseola infantum di Indonesia disebabkan virus herpes tipe 6 (HHV-6). Penularan penyakit ini biasanya akibat terkena percikan ludah penderita. Misalnya, tertular dari bayi lainnya ketika Anda membawa bayi periksa kesehatan rutin atau imunisasi di dokter. Bayi yang mungkin menularkan penyakit ini belum tentu menunjukkan gejala. Sebaliknya, bayi yang tertular akan menunjukkan gejala-gejala berikut.
  • Demam antara 39–40°C selama 3 hari. Bila ada riwayat kejang dalam keluarga, demam dapat disertai kejang. Bayi seringkali terlihat lemah tidak bertenaga, rewel, dan cepat mengantuk.
  • Ruam kemerahan muncul setelah demam turun. Ruam bisa muncul di seluruh tubuh, atau hanya pada bagian tertentu seperti sekitar wajah, leher dan dada. Bila bercak tersebut ditekan, akan terlihat bekas seperti halo (berbentuk bulat berwarna putih seperti awan). Ruam ini tidak berubah menjadi bernanah atau timbul cairan, dan tidak gatal. Mata bayi biasanya berair dan terlihat kemerahan, bibir pecah-pecah. Umumnya, bercak akan berubah warna menjadi hitam kecokelatan, hilang dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu.
  • Lainnya: diare, batuk, pilek dan radang tenggorokan.
  • Komplikasi. Selain kejang, komplikasi lain yang mungkin timbul –meski sangat jarang terjadi– adalah pembengkakan kelenjar limfa di leher dan radang selaput otak (meningitis). Selain itu, dapat pula terjadi komplikasi yang berat seperti radang paru (pneumonia), yang dapat berakibat fatal.
Bedanya dengan campak. Ruam pada roseola infant timbul setelah demam anak turun, sementara pada campak muncul pada saat demam sedang tinggi.

Atasi dengan:
  • Turunkan demamnya. Beri obat penurun demam yang aman untuk anak, seperti asetominofen dan ibuprofen, baik dalam bentuk obat tetes atau sirup. Jangan gunakan aspirin, sebab bila bereaksi dengan virus dapat memicu timbulnya sindroma Reye (menyebabkan pembengkakan hati dan otak).
  • Kompres si kecil. Gunakan handuk atau lap bersih yang dibasahi air hangat. Tidak disarankan mengompres dengan es batu, air dingin, atau alkohol. Juga, jangan memandikan si kecil dengan air dingin.
  • Beri banyak cairan, untuk mencegah dehidrasi akibat demam tinggi dan berkeringat. Cairan yang diberikan bisa berupa ASI, air putih, larutan gula garam, cairan elektrolit (oralit) atau kaldu.
  • Bawa ke dokter atau rumah sakit, bila si kecil kejang, kesadarannya menurun, sesak napas, atau tidak mau makan dan minum.
  • Masa inkubasi penyakit ini rata-rata 5–15 hari, dan umumnya akan sembuh dalam waktu sekitar 1 minggu.
Roseola infantum sering disebut sebagai penyakit ke-6 atau sixth disease. Sebab, gejalanya yang berupa bercak kemerahan pada kulit, mirip dengan lima jenis penyakit lainnya. Urutan lima jenis penyakit yang memiliki gejala serupa itu adalah campak (penyakit 1), penyakit Dukes (penyakit 2), campak Jerman (penyakit 3), penyakit Scarlet (penyakit 4), dan eritrema infeksiosum (penyakit 5). Dari kelima jenis penyakit tersebut, roseola infantum kerap salah didiagnosa dan dianggap penyakit campak Jerman.



Sumber : http://www.ayahbunda.co.id

Si Nakal Roseola Infantum

Roseola Infantum kalo bahasa Sundanya itu Tampek ceunah,, nah ini nih yang dialami kaka,, awalnya sih dari demam tinggi pas weekend kemaren, kita nginep di rumah omahnya Azka (Mertua saya). Sebelumnya kita jalan2 dulu ke Kings Shopping Centre beli kain kemeja ayah dan ngajak main kaka di Time Zone,,, udah itu mampir di foodcourt Yogya kepatihan, pas lagi makan biasa aja kakanya ga bisa diem, makannya juga banyak, tapi pas di lift mau pulang sih kaka agak panas,, nah pas udah turun di lantai dasar dipegang lagi suhunya normal, perkiraan sih mungkin karena tadi di lift banyak orang jadi pengap.

Pas nyampe rumah omahnya masih biasa2 aja, main, makan, nah setelah mandi sore, mamah mertua baru bilang, "kq kaka badannya anget".. saya agak khawatir sih, tapi masih mengira mungkin karna kecapean.Karna semua obat2an kaka lupa dibawa jadi ayahnya beli tempra drop, byebye fever sama thermometer ke apotik, khawatir malemnya dia panas tinggi, dan ternyata dugaan saya bener dini harinya kaka panas, di tensi nyampe 39'C, saya kasih obat penurun panas, alhamdulillah paginya udah mendingan.

Ternyata ga sampe disitu, pas pulang kerumah siangnya kaka panas lagi dan lagi2 nyampe 39,3'C, saya kasih obat lagi, dan itu terus terjadi, panasnya naik turun, khawatir kenapa2, hari seninnya saya bawa kaka ke DSAnya,, disaranin cek darah,, *hadeuhh g tega
dan ternyata bener dia nangis kejerrr,, Tuhan,, Ga tega liatnya,,

singkatnya hasil lab udah ada, dan diliat ada beberapa yang diberi tanda merah, yaitu bagian WIDAL,, kata dokternya sih gejala typus, *narik nafas berat,,

dokter kasih resep racikan sama antibiotik, saya sebenernya kurang sreg, tapi alhamdulillah selasa pagi panasnya udah turun, then i stop the medicine,,eeh ternyata hari selasa malemnya mulai deh timbul bintik2 merah di deket telinga dan dahi, awalnya nyangka biang keringat,, tapi tambah malem tambah banyak, dannn ternyata ini tampekkk ceunah sodara-sodara si roseola infantum,,
Tapi alhamdulillah hari ini udah mulai hilang bintiknya,, terimakasih ya Allah,,
Sehat terus ya Nak,, we love u

Tuesday, May 28

O-Pizza Ayam Sosis Saus Tuna

Judul makanan yang panjang,, hahaha, daaaannn pastinya anehhh bentuknya, eiitss tapi enyak rasanyaaaa *nomnoomnoommm

The first pizza I ever made,, and,, saaakksesss ibu-ibu,,*yeayyy
kenapa namanya O-Pizza,, karena bikinnya pake loyang baking pan, yang otomatis bolong tengaheee,, hahha,, berhubung ga punya loyang pizza jadi deh pake loyang bakingpan, dan pastinya manggangnya juga pake bakingpan. :D

Oiya kata siapa buat pizza itu susah,, kata siapa buat pizza itu ribet,, semua itu dusta,, hahahaha *lebay
tapi kata2 itu khusus buat si kulit pizza ini lhooo,, kulit pizza khusus si "pemalas",, :p
Adonannya saya dapat dari Blognya Mba Endang Just Try n Taste.Gampang banget ga perlu diulenin, tinggal aduk aduk, jadi deh,, tapi saya hanya pake adonan kulitnya saja, kalau untuk toppingnya saya sesuaikan dengan stok kulkas,,, dan sausnya saya pake saus pasta La Fonte Hot Tuna, bener 2 lazzy yahh ;p
dah ah prolognya, Yuk kita langsung share resepnya


Bahan adonan  pizza:
- 150 ml air hangat
- 2 sendok makan minyak zaitun atau minyak sayur biasa
- 1 sendok teh ragi instan, pastikan fresh dan cek masa kedaluarsanya (saya pake Fermipan)
- 1/2 sendok teh garam
- 180 gram tepung terigu serba guna atau protein tinggi (saya pake segitiga biru)

Saus:
- La Fonte Hot Tuna

Topping:
3 pcs sosis potong tipis-tipis
ayam suir (rebus dan goreng sebentar dengan sedikit minyak tambah royco dan merica sedikit)
2 sendok makan keju cheddar parut (saya pake diamond, punya azka :p)
3 sendok makan keju mudah leleh (saya pake Kraft Quickmelt)

Cara membuat:
Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu dan garam, aduk rata dengan spatula. Masukkan semua bahan adonan pizza lainnya,  aduk hingga semua bahan tercampur rata dan menjadi adonan yang kasar, lembek dan agak basah. 

Tutup mangkuk dengan kain, biarkan di suhu ruang selama 1 jam hingga mengembang. Masukkan adonan ke kulkas dan biarkan 1 - 2  jam lagi dalam posisi tertutup kain. Adonan boleh didiamkan di kulkas maksimal hingga 7 jam. Semakin lama adonan diisitirahatkan maka roti akan terasa semakin sedap. 

Menata pizza:
Panaskan oven di suhu 200'C. karna ga pake oven saya pake baking pan.
Keluarkan adonan pizza dari kulkas, letakkan di atas loyang. Menggunakan ujung-ujung jari tekan-tekan adonan hingga melebar dan memenuhi loyang. Usahakan setiap permukaan adonan memiliki ketebalan yang sama. Adonan lembek, tidak lengket dan mudah diatur.

Olesi permukaan adonan dengan saus, gunakan kuas untuk mempermudah pekerjaan anda. Jika tidak ada bisa menggunakan ujung spatula plastik. Tata sosis, ayam suir secara merata. Taburi dengan keju cheddar, keju mudah melele.

Panggang pizza selama 20 menit atau hingga roti terlihat mulai kecoklatan dan kering permukaannya. Keluarkan dan potong-potong selagi hangat.

*yummiii!!!